KPO Menggelar Pemilihan Pengurus OSIM MA Miftahul Huda Periode 2026-2027

27 Jul 2026 Berita administrator 17x dibaca
KPO Menggelar Pemilihan Pengurus OSIM MA Miftahul Huda Periode 2026-2027

Demokrasi Siswa Berjalan Sukses, Pasangan M. Habsi Qadafi–Abdillah Akira Syadid Terpilih Pimpin OSIM MA Miftahul Huda

Sungai Malaya, Senin (27/7/2026) – Semangat demokrasi dan pendidikan karakter kembali ditunjukkan oleh Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Huda Desa Sungai Malaya melalui penyelenggaraan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026, ini berjalan tertib, aman, dan penuh antusiasme dengan melibatkan seluruh warga madrasah.

Pemilihan OSIM tahun ini diikuti oleh dua pasangan calon yang telah melalui tahapan penjaringan, penyampaian visi dan misi, kampanye, hingga pemungutan suara secara langsung.

Adapun pasangan calon yang bertarung dalam pesta demokrasi tersebut adalah:

Pasangan Calon Nomor Urut 01 M. Habsi Qadafi dan Abdillah Akira Syadid sementara Pasangan Calon Nomor Urut 02 adalah Nadiatul Azizah dan Winda Safitri

Proses pemungutan suara berlangsung sejak pagi hari dengan sistem pemilihan langsung oleh seluruh siswa yang memiliki hak pilih. Setelah seluruh suara dihitung oleh panitia, Pasangan Calon Nomor Urut 01, M. Habsi Qadafi dan Abdillah Akira Syadid, berhasil memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Miftahul Huda periode 2026–2027.

Pelaksanaan pemilihan diprakarsai oleh Komisi Pemilihan OSIM (KPO) MA Miftahul Huda yang dibentuk sebagai penyelenggara kegiatan. Seluruh tahapan pemilihan berada di bawah pembinaan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Bapak Fairzal Amir, M.Pd., sehingga pelaksanaan berlangsung sesuai dengan prinsip demokrasi, transparansi, dan sportivitas.

Dalam keterangannya, Fairzal Amir, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik.

"Pemilihan OSIM bukan hanya memilih ketua dan wakil ketua, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang sesungguhnya. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menghargai perbedaan pendapat, berkompetisi secara sehat, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa. Kami berharap pengurus OSIM terpilih mampu menjadi teladan dan penggerak berbagai kegiatan positif di madrasah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala MA Miftahul Huda, Awi, S.Pd.I, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia KPO, dewan guru, para kandidat, serta seluruh siswa yang telah menjaga suasana pemilihan tetap kondusif.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia KPO yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab sehingga seluruh rangkaian pemilihan berjalan lancar. Kepada pasangan calon terpilih saya mengucapkan selamat mengemban amanah. Jadilah pemimpin yang mampu merangkul semua pihak, membawa inovasi, menjaga akhlak, serta menjadi teladan bagi seluruh peserta didik. Kepada pasangan yang belum memperoleh amanah, saya berharap tetap semangat berkarya karena pengabdian kepada madrasah tidak hanya melalui jabatan, tetapi juga melalui kontribusi nyata," tutur beliau.

Ketua OSIM terpilih, M. Habsi Qadafi, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh siswa. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta berkolaborasi dengan seluruh pengurus OSIM demi kemajuan madrasah.

"Kepercayaan ini adalah amanah yang harus kami jalankan sebaik-baiknya. Kami mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama membangun OSIM yang aktif, kreatif, disiplin, dan mampu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi seluruh warga madrasah," ungkapnya.

Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MA Miftahul Huda tahun ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga memberikan pengalaman langsung dalam menjalankan kehidupan demokrasi yang berlandaskan kejujuran, tanggung jawab, dan musyawarah.

Melalui kepengurusan OSIM yang baru, diharapkan lahir berbagai program yang mampu meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, memperkuat karakter kepemimpinan, serta mempererat kebersamaan seluruh warga Madrasah Aliyah Miftahul Huda menuju madrasah yang unggul, religius, dan berprestasi.

 

Kembali
0 Komentar
Belum ada komentar.
Tinggalkan Komentar